DPR: Mendikbud Jangan Berpuas Hati

24 May 2013 -

Sumber Foto : edukasi.kompas.comSumber Foto : edukasi.kompas.comSumber Foto : edukasi.kompas.comWakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso, menilai hasil ujian nasional (UN) masih perlu dicermati. Atas dasar itu, ia mengimbau kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh untuk tidak terburu-buru berpuas hati."Secara kuantitatif (hasil UN) perlu diacungi jempol, tapi pesan saya, Mendikbud jangan lantas berpuas hati karena masih perlu pembenahan," kata Priyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (24/5/2013).Politikus Partai Golkar ini mengatakan, kualitas hasil UN masih perlu diuji waktu. Hal utama yang menjadi sorotan adalah jaminan pelaksanaan UN yang jujur, dan substansi ujian yang rata di seluruh penjuru Nusantara. "Apakah secara mutu sudah ikut naik spektakuler? Itu perlu diuji," ujarnya.Angka kelulusan UN jenjang SMA di seluruh Indonesia pada tahun ini turun dibandingkan tahun lalu. Kendati demikian, penurunan persentase tersebut tidak terlalu signifikan, yaitu hanya sebesar 0,02 persen dari 99,50 persen menjadi


Jadi Sekolah Terbaik, SMA Negeri 4 Denpasar Tetap Merendah

24 May 2013 - SMA Negeri 4 Denpasar yang menjadi sekolah dengan nilai rata-rata kelulusan terbaik tingkat nasional tetap merendah atas hasil tersebut. Menurut Kepala Sekolah I Wayan Rika, prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa dan guru dalam menghadapi ujian nasional. "Tanggapan dari sekolah sebagai lembaga adalah sangat positif, bahwa apa yang kita kerjakan dan anak-anak lakukan membuahkan hasil yang baik," ujar Rika saat ditemui di kantornya, Jumat (24/5/2013). "Kita melakukan persiapan yang intensif untuk masa depan mereka, tidak sia-sia guru menemani mereka sehari-hari belajar walaupun dengan sistem yang lebih tinggi tingkatannya sekarang, kita dapat menunjukkan prestasi yang lebih baik," imbuhnya. Rata-rata nilai SMA Negeri 4 Denpasar untuk program IPA adalah 55,66, sedangkan untuk program IPS 50,64 dan menjadi yang terbaik di Provinsi Bali dalam dua bidang studi tersebut. SMA Negeri 4 Denpasar yang merupakan SMA favorit di Bali dalam tiga tahun terakhir


Pelajar SMA 6 Corat-coret Seragam, SMA 70 Adem Ayem

24 May 2013 -

Sumber Foto : edukasi.kompas.comRatusan pelajar SMA Negeri 6 Jakarta Selatan meluapkan kebahagiaannya dengan mencorat-coret seragam sekolah setelah mengetahui hasil pengumuman ujian nasional, Jumat (24/5/2013) sore. Sebaliknya, pelajar SMA Negeri 70 terlihat adem ayem.Dalam pantau Kompas.com di kedua sekolah, Jumat pagi, tak terlihat ada aktivitas siswa-siswi kelas XII di kedua sekolah tersebut. Aktivitas belajar di kedua sekolah tersebut berlangsung normal.Pada sore hari, para pelajar SMAN 6 tampak berkumpul dan melakukan corat-coret seragam di sekitar Bundaran Bulungan, depan Blok M Plaza, Jakarta Selatan. Sementara itu, pelajar dari SMAN 70, yang berjarak beberapa meter dari Bundaran Bulungan dan SMA 6, justru tampak lengang. Tidak ada aktivitas pelajar yang merayakan kelulusan dengan aksi corat-coret.Cinta, seorang siswa SMAN 6, menyatakan sangat senang karena telah lulus UN. Ia sudah tidak sabar untuk memasuki jenjang perkuliahan. "Alhamdulillah, senang banget lulus, enggak bete lagi. Sekolah selama ini sudah


Koalisi Pendidikan Temukan Bukti Kecurangan UN 2013

24 May 2013 -

Sumber Foto : edukasi.kompas.comKoalisi Pendidikan menemukan bukti kecurangan dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) 2013 tingkat SMA/SMK/MA beberapa waktu lalu.Bukti kecurangan, antara lain berupa satu lembar kunci jawaban. Bukti itu diperoleh dari seorang siswa, sebut saja Joko, dari sekolah swasta di Jakarta yakni SMK Widuri, yang mengadu kepada gurunya.Temuan ini dipublikasikan Koalisi Pendidikan di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) tepat pada hari pengumuman hasil UN, Sabtu (24/5/2013). "Kami juga punya rekaman pengakuan guru-guru yang membenarkan kasus Joko ini," kata Siti Juliantari Rachman dari ICW.Menurut Juliantari, penerapan UN memicu siswa, kepala sekolah, dan guru bertindak curang. Bagi sebagian sekolah, UN memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dari kemampuan mereka. Di lain pihak, ada persyaratan sekolah dan siswa harus lulus UN. Jika tidak lulus, nama daerah, sekolah, dan siswa dianggap akan rusak di mata masyarakat."Ini yang memicu kecurangan massal, terstruktur, dan sistemik," kata Juliantari.Bukti


Banyak Siswa Tak Lulus, Pengumuman UN Ditempel di Polsek

24 May 2013 -

Sumber Foto : edukasi.kompas.comSebanyak sembilan sekolah di Kabupaten Aceh Utara mengumumkan hasil kelulusan siswa dalam pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA di kantor Polsek setempat. Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Aceh Utara, Azhari, Jumat (24/5/2013), mengatakan, penempelan hasil pengumuman di kantor polisi dilakukan karena di sembilan sekolah tersebut banyak siswa yang tidak lulus."Jadi, ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Azhari. Sembilan sekolah tersebut adalah SMAN 1 Tanah Luas, SMAN 1 Langkahan, SMAN 1 Dewantara, SMAN 1 Meurah Mulia, SMAN 1 Lhoksukon, SMAN 1 Baktia Barat, MAN Seumbok , MAN Matangkuli, dan MAS Seunuddon.Sebelumnya diberitakan, secara nasional, angka ketidaklulusan dalam pelaksanaan UN di Provinsi Aceh tercatat 3,11 persen atau sebanyak 1.752 siswa. Angka ini merupakan angka tertinggi di Indonesia, yang disusul Provinsi Papua di peringkat dua, dan Sulawesi Tengah di peringkat tiga.Sekretaris Panitia Pelaksana UN Provinsi Aceh tahun