Login SIAKAD
Username
Password

Yayasan Terbelah, Mahasiswa USI Protes

Forum Diskusi Mahasiswa Peduli Universitas Simalungun (USI) Pematangsiantar, Sumatera Utara, melontarkan protes kondisi kampus mereka yang kisruh akibat dualisme kepemimpinan yayasan universitas.

Protes ini disampaikan Koordinator Forum Diskusi Mahasiswa Peduli USI, Johannes Sakti Sembiring, di kampus Universitas Simalungun, Pematangsiantar, Jumat (5/4/2013).

Menurut Johannes, Universitas Simalungun merupakan sub sistem pendidikan tinggi nasional yang mempunyai komitmen penuh untuk menegakkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Namun, belakangan ini terjadi suatu kejadian yang sebenarnya tidak kita harapkan, yaitu terjadi dualisme kepemimpinan di tubuh Yayasan Universitas Simalungun yang kami duga berawal dari pemilihan rektor periode 2012-2016, yakni terjadi ketidaksepahaman dalam memperebutkan jabatan antara pimpinan-pimpinan di Universitas Simalungun,” kata Johannes.

Akibat dualisme kepemimipinan di tubuh Yayasan Universitas Simalungun, akhirnya mahasiswa dikorbankan. Hal ini juga berdampak sangat buruk terhadap citra Universitas Simalungun sebagai suatu lembaga pendidikan.

“Maka dari itu kami mahasiswa Universitas Simalungun, mengimbau kepada seluruh mahasiswa di USI untuk bergabung merapatkan barisan dan menyatukan satu persepsi, yaitu menciptakan universitas yang damai tanpa dualisme kepemimpinan,” kata Johannes.

Johannes juga mendesak seluruh mahasiswa membuat mosi tidak percaya kepada pengurus-pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa yang terkesan tidak peduli terhadap permasalahan ini dan juga meminta para dosen di Yayasan Universitas Simalungun untuk mengambil sikap bijaksana menciptakan Universitas Simalungun yang damai tanpa dualisme kepemimpinan.

“Kepada seluruh Dewan Pembina di Yayasan Universitas Simalungun kami juga meminta untuk segera berdamai demi terciptanya visi dan misi Universitas Simalungun,” tegas Johannes.

Sebelumnya, ada dua pihak yang mengklaim sebagai Ketua Yayasan Universitas Simalungun, yakni Masdin Saragih dan Karmidin Sinaga. Pasca-pemilihan rektor Universitas Simalungun tahun lalu, terpilih Hisarma Saragih. Rektor sebelumnya, Ulung Napitu, berakhir masa tugasnya pada 26 Desember 2012 yang kemudian digantikan Hisarma Saragih.

Pemilihan rektor berbuntut kisruh hingga saat ini. Pihak yayasan di bawah Masdin Saragih tidak mengakui rektor baru. Namun, pihak yayasan yang baru di bawah Karmidin Saragih melantik rektor baru Hisarma Saragih.

edukasi.kompas.com