Login SIAKAD
Username
Password

Universitas Negeri Malang Gelar Tes Jalur Mandiri

MALANG - Hari ini seleksi jalur mandiri di Universitas Negeri Malang (UM) siap digelar. Jalur yang diberi nama seleksi mahasiswa program diploma dan sarjana (SMPDS) ini diminati 4461 peserta. Mereka akan memperebutkan sekitar 1400 kursi di berbagai program studi yang ada di UM.”Standar soal ujiannya hampir sama dengan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), apalagi UM termasuk penyusun soal SNMPTN,” ungkap Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Pengelolaan Sistem Informasi (BAAKPSI) UM, Amin Sidik kepada Malang Post (grup JPNN).Program ini dibuka dalam rangka menjaring calon mahasiswa baru yang mempunyai kemampuan akademik, keterampilan untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu, serta perluasan kesempatan belajar bagi calon peserta.Ia menegaskan meski seleksi ini bernama seleksi mandiri, namun mahasiswa yang diterima nantinya tidak akan berbeda dengan mahasiswa yang sudah lolos jalur nasional. Kesempatan hak maupun kewajibannya sama. Hanya saja untuk biaya awalnya dipatok berbeda. ”Bedanya hanya sekitar Rp 2 juta saja, biaya jalur mandiri memang lebih mahal dari jalur nasional,” ungkapnya. Tapi calon mahasiswa yang tidak mampu dijalur ini masih bisa menikmati beasiswa studi gratis. Sebab UM membuka kesempatan kepada sekitar 15 pendaftar di jalur mandiri untuk mendapatkan beasiswa bidik misi. Sementara itu agenda tes hari ini akan diikuti oleh peserta yang sudah dibagi dalam dua kelompok pilihan. Yaitu kelompok IPA dan IPS. Seleksi hari ini meliputi tes potensi akademik (TPA), tes bidang studi dasar, IPS dan IPA. Selanjutnya pada 14-15 Juli ada tes khusus dan keterampilan untuk pendaftar di program studi tertentu. Pengumuman hasil seleksi direncanakan akan digelar pada 20 Juli mendatang. ”Jalur SMPDS ini adalah jalur terakhir masuk UM, setelah ini semester baru akan dimulai,” pungkasnya. Tahun ini UM menerima total pendaftar sebanyak 5151 mahasiswa baru dari berbagai jalur penerimaan. Selanjutnya agenda Ospek akan dilaksanakan pada 27 Juli mendatang. (oci/eno)

www.jpnn.com